Dunia pekerjaan memiliki hukum alam layaknya hutan rimba: Ada
orang-orang yang kerjanya memburu dan ‘membunuh’, dan banyak yang hidup
dari hasil buruan orang lain. Tipe yang kedua ini adalah tipe-tipe orang
yang kerap tidak mampu untuk mengimplementasikan faktor-faktor penting
dalam bekerja untuk mendapatkan kekuasaan. Namun orang-orang ini
memahami, bahwa kalau mereka cukup bersabar, mereka selalu bisa untuk
menemukan orang lain yang akan bekerja untuk mereka.
Jangan terlalu naïf, bro: Detik ini, saat anda sedang menjadi bekerja
keras untuk sebuah project, sementara ada manusia-manusia lain di
lingkungan anda yang mencoba mencari cara untuk survive dan bahkan
‘memanfaatkan’ kreativitas anda. Tak ada gunanya mengeluh soal ini ,
karena ada saatnya nanti anda akan membangun your own empire, yang akan
memberi efisiensi waktu dan energi anda sendiri.
Seperti teori Robert Green, author dari buku ‘The 48 Laws of Power”
yang fenomenal itu, ini adalah salah satu esensi dari ‘hukum’ kekuasaan:
Pelajari bagaimana anda bisa membuat orang lain bekerja untuk anda ,
dan sementara anda mengambil keuntungan dari situ, nantinya anda akan
terlihat seperti orang yang kuat dan berkuasa. Jika anda berpikir bahwa
bekerja sendirian lebih penting, anda tidak akan bisa melangkah lebih
jauh. Cari orang-orang dengan kemampuan dan kreativitas yang tidak anda
miliki. Pekerjakan mereka, sementara anda menaruh nama anda diatas
mereka. Atau cari cara untuk mengambil cara kerja mereka dan
menjadikannya cara anda. Kreativitas mereka akan menjadi milik anda, dan
anda akan terlihat jenius. Isaac Newton menyebut ini “standing on the
shoulders of giants.” Dalam proses discovery-nya, ia membangunnya dari
hasil pencapaian orang-orang lain.
Sebagai contoh nyata lain, kita semua tahu bahwa di zaman ini hanya
segelintir dari presiden, menteri, atau politisi yang menulis pidato
mereka sendiri. Mengapa? Karena kata-kata mereka tidak akan memenangkan
suara atau vote dari publik. Kefasihan mereka berpidato adalah hasil
kepintaran sang penulis pidato. Orang lain bekerja untuk mereka,
sementara mereka memperoleh keuntungan dari situ. Power semacam ini
berlaku untuk semua orang. Belajarlah menggunakan knowledge dan anda
akan terlihat jenius, walaupun sebenarnya anda hanya seorang clever
borrower.
Namun tetaplah selalu waspada bro, karena mengambil keuntungan dari
hasil kerja orang lain tidaklah selalu bijak, terutama saat kekuasaan
anda belum cukup established. Kuncinya, pintar-pintarlah mengeksploitasi
talenta orang lain, serta perkuatlah selalu posisi anda, supaya anda
tidak dituduh melakukan penipuan atau kecurangan. Pastikan anda tahu
saat mengajak orang lain berbagi keuntungan, itu adalah untuk mencapai
tujuan anda, dan jangan menjadi serakah saat masih anda superior di atas
anda.
Pada akhirnya, mereka yang membantu anda akan terlupakan dan anda yang
akan diingat orang. Jangan lakukan sendiri hal yang orang lain dapat
lakukan untuk anda.
This is how we play the game!
Posted by : http://updaterus.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar